Pengrajin jamu Suti Sehati, Sutiyem, 49, mengatakan usaha miliknya mulai
berkembang sejak 2006. Ia memproduksi aneka macam jamu seperti wedang
lungkrah, sirsak manggis (sirma) dan teh herbal. Jamu ini dipasarkan ke
berbagai daerah seperti Surabaya, Bandung, Bangka, Indramayu, Jogja dan
lain-lain. Jamu yang ia produksi ini adalah jamu semi kemasan. Peralatan
yang ia gunakan pun masih sangat tradisional dengan tenaga manual.
“Kami banyak memproduksi teh celup. Produksinya rata-rata 100 bal/hari,”
ujarnya saat ditemui Solopos.com di rumahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar