Delivery Service

Layanan pesan antar.
Ketik sms daftar belanjaan Anda beserta nama dan alamat lengkap,kirim ke 081393084453 ( Avin).
Pembayaran dilakukan setelah barang telah sampai di rumah Anda.
Hanya Untuk Wilayah Kecamatan Nguter.

Rabu, 03 Februari 2016


























Layanan pesan antar :
Ketik sms daftar belanja Anda,nama lengkap dan alamat lengkap.Kirim ke 081393084453 (Avin).
Barang segera diantar dengan harga grosir.
Pembayaran dilakukan setelah barang sampai di tempat Anda.

Senin, 01 Februari 2016





Pengrajin jamu Suti Sehati, Sutiyem, 49, mengatakan usaha miliknya mulai berkembang sejak 2006. Ia memproduksi aneka macam jamu seperti wedang lungkrah, sirsak manggis (sirma) dan teh herbal. Jamu ini dipasarkan ke berbagai daerah seperti Surabaya, Bandung, Bangka, Indramayu, Jogja dan lain-lain. Jamu yang ia produksi ini adalah jamu semi kemasan. Peralatan yang ia gunakan pun masih sangat tradisional dengan tenaga manual. “Kami banyak memproduksi teh celup. Produksinya rata-rata 100 bal/hari,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di rumahnya.








Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Srie Agustina (mewakili Mendag), Menteri Koperasi & UKM, A.A. Gusti Ngurah Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, serta Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, memotong pita melati secara simbolis sebagai tanda peresmian Pasar Jamu Nguter Kabupaten Sukoharjo. Rabu (1/4/2015).

Minggu, 31 Januari 2016





Sukoharjo – Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Selasa (31/3/2015) mengatakan, Menko Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, (PMK) Puan Maharani dipastikan datang ke Sukoharjo, Rabu (1/4/2015). Kepastian tersebut didapat setelah ada kesediaan menghadiri tiga acara penting
Puan Maharani direncanakan akan datang untuk deklarasi Kabupaten Sukoharjo sebagai Kabupaten Jamu. Selain itu juga meresmikan Pasar Jamu Nguter dan Graha Wijaya sebagai pusat promosi potensi daerah.
Sesuai jadwal Puan Maharani akan datang ke Alun Alun Satya Nagara Sukoharjo pukul 07.00. Disini Puan menghadiri kegiatan minum jamu massal yang diikuti sebanyak 10.000 orang.
Puan Maharani di Alun Alun Sukoharjo juga sekaligus mendeklarasikan Kabupaten Sukoharjo sebagai Kabupaten Jamu. “Peserta minum jamu berasal dari pelajar, pegawai, perajin jamu hingga masyarakat umum dan kegiatan ini sangat besar karena sekaligus deklarasi,” ujar Wardoyo Wijaya.
Selain minum, Puan Maharani juga akan hadiri meresmikan Pasar Jamu Nguter. Disini nantinya dilihat secara langsung kondisi usaha perajin dan kampung jamu.
Dijelaskanya, produk jamu saat ini menjadi kebanggan bagi Kabupaten Sukoharjo. Sebab selain menjaga warisan budaya nasional, juga sebagai bentuk berjalanya ekonomi kerakyatan.
Produk jamu dikatakan bupati mampu menjadi penopang dan sumber penghidupan banyak warga Sukoharjo. Tidak hanya disini saja, tapi juga sudah menyebar ke berbagai daerah.
“Pedagang jamu gendong Sukoharjo bahkan sampai jualan ke luar jawa seperti di Sumatera, Sulawesi hingga Papua,” lanjutnya. (*)

sumber: solorayacyber.com